SLIIDESHOW

Casillas: Saya Bukan Santo

Monday, 12 July 2010 16:31 administrator
Print PDF
AddThis Social Bookmark Button

http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/06/17/91413_sara-carbonero-dan-iker-casillas_300_225.jpg

Kiper Spanyol, Iker Casillas menolak pujian individu yang diarahkan kepada dirinya. Terutama setelah kemenangan La Furia Roja di Piala Dunia kali ini. 

“Saya bukan Santo (orang suci), bukan sama sekali. Saya hanya mempunyai banyak pengalaman setelah cukup lama menimbanya,” kata Casillas merendah tentang kemampuan fantastisnya dalam menjaga gawang Spanyol.

Selama Piala Dunia 2010, Casillas total hanya dua kali kebobolan. Sekali dalam pertandingan perdana Spanyol melawan Swiss, dan sekali dalam pertandingan melawan Chile. Keduanya terjadi pada babak kualifikasi grup.

Selanjutnya, pada babak perdelapan final melawan Portugal, perempat final melawan Paraguay, semifinal melawan Jerman, sampai final melawan Belanda, tak satu kali pun gawang Spanyol kebobolan. Ini membuat julukan ‘Santo Iker’
semakin lekat dengan sosok Casillas. Ia dianggap sebagai penyelamat nomor satu Spanyol.

“Saya diberkahi dan saya memperoleh banyak dukungan dari seluruh keluarga dan kawan-kawan saya. Saya sangat gembira. Ini adalah momen istimewa yang kami impi-impikan sejak kecil. Kami kini juara dunia. Ini tentu lebih
menyenangkan daripada ketika kami memenangi Piala Eropa,” ujar Casillas seperti dilansir Soccerway.

Kapten Spanyol itu mengaku, perjalanan La Furia Roja menjadi juara dunia tidaklah mudah. “Ini tidak mudah, untunglah kami dapat melaluinya. Setelah menghabiskan hampir 50 hari penuh konsentrasi, kami layak mendapatkan
kemenangan ini dari awal hingga akhir. Kemenangan ini menunjukkan apa yang telah kami lakukan selama ini,” tandas Casillas.

“Ini momen historis bagi sepakbola Spanyol. Kami masih tidak percaya dengan kemenangan ini. Saya rasa hanya waktulah yang akan mengungkap makna di balik kemenangan ini,” kata kiper Real Madrid tersebut.  Ia menambahkan,
keberhasilan Spanyol kali ini tidak akan mudah dilupakan oleh rakyat Negeri Matador.

Seakan hendak melengkapi kebahagiaannya, Casillas yang masih dilingkupi perasaan emosional pun sempat-sempatnya mencium presenter televisi Spanyol, Sara Carbonero, ketika sedang diwawancarai secara langsung di depan kamera. Untungnya, sang presenter tak lain adalah kekasih Casillas sendiri.